Lindungi Diri Dan Orang Lain Dari Virus Corona

 328 total views,  2 views today

Covid-19 (Corona virus disease 2019) atau lebih dikenal dengan Corona pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, ibukota provinsi Hubei China. Sejak itu Covid-19 menyebar secara global, mengakibatkan pandemi Covid-19 yang berkelanjutan.

Virus Corona adalah penyakit baru dan para ahli masih terus meneliti sejauh mana keganasan dan tingkat penyebarannya. Informasi berubah cepat dan banyak informasi menyesatkan beredar di masyarakat. Ikuti selalu informasi terbaru dari para ahli yang kredibel.

Pasien positif virus corona di seluruh dunia telah menembus 1 juta kasus. Worldometers menyatakan pada 3 April 2020 jumlah kasus positif Covid-19 telah mencapai angka 1.018.107 orang, sembuh sebanyak 213.218 orang, meninggal sebanyak 53.251 orang.

Dari keseluruhan jumlah tersebut, terdapat 5 negara dengan jumlah kasus terbanyak secara global, yakni Amerika Serikat, Italia, Spanyol, Jerman, China (www.kompas.com). Tanggal 8 April 2020, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia terus merangkak naik. Bersyukur angka kesembuhan juga mengalami kenaikan, namun kasus kematian akibat Covid-19 ini masih ada (www.merdeka.com).

Pengetahuan adalah segalanya. Pastikan berbagi informasi yang benar dengan keluarga, kerabat, rekan kerja dan lingkungan Anda. Klik disini untuk mendapatkan informasi selengkapnya.

Ingat Rasulullah Muhammad saw sebagai manusia yang paling dekat dengan Allah swt, beliau bersembunyi di Gua Tsur dari kejaran kafir Quraisy. Tentu bukan karena takut atau pengecut, melainkan karena risalah agama Islam harus sampai kepada generasi berikutnya.

Khalifah Umar ra pernah menghindari kampung yang terkena wabah (tha’un). Tentu bukan karena dia takut atau pengecut, namun dia berpendapat bahwa berlarilah dari takdir buruk ke takdir yang baik

Bahwa do’a adalah harapan, dan ikhtiar menjaga physical distancing dan social distancing adalah upaya untuk mewujudkan harapan. Tidak perlu merasa khawatir yang berlebihan, namun sekaligus jangan sampai terjebak dalam rasa takabur.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *