Dari Best Practice Menuju Artikel Jurnal

 427 total views,  4 views today

 

Jurnal merupakan tulisan khusus yang memuat artikel suatu bidang ilmu tertentu. Jurnal juga merupakan tulisan yang dikeluarkan oleh seorang yang berkompeten di bidangnya dan diterbitkan oleh suatu institusi (lembaga).

Sebelum mengulas lebih dalam, jurnal ilmiah sebenarnya buku catatan harian yang dibuat laporan. Dimana catatan harian ditulis berdasarkan hasil penelitian, atau berdasarkan hasil kajian ilmiah. Dibandingkan dengan penulisan ilmiah akademik, kedudukan jurnal ilmiah lebih penting dan lebih bergengsi.

JURNAL ILMIAH DAN FUNGSINYA

  • Publikasi Hak Cipta
    • Jurnal ilmiah dapat di fungsikan sebagai mempublikasikan klaim prioritas atas ilmu pengetahuan. Penulis sebuah jurnal memiliki hak untuk memiliki “Hak Cipta” dalam penelitiannya dan ide-ide yang di munculkan. Adanya hak cipta ini akan memberikan kepastian bahwa hasil penelitian penulis tersebut di hormati dan di akui.
    • Hal ini juga sekaligus berarti bahwa sebuah jurnal tidak boleh terlalu lama menunda untuk di publikasikan. Karena memungkinkan penulis lain untuk menduplikat atau bahkan mencuri hak ciptanya.
  • Informasi
    • Jurnal ilmiah memiliki fungsi menginformasikan hasil sebuah penelitian atau penemuan ilmiah kepada masyarakat yang tengah mencari informasi atau data pendukung dari jurnal yang di maksud. Hal ini juga bermakna bahwa di dalam sebuah jurnal perlu di pastikan untuk mengandung konten dan isi yang tepat.
  • Perizinan
    • Sebuah jurnal wajib memiliki informasi dan data ilmiah yang berpatokan sesuai kriteria kualitas untuk setiap sesuatu yang di terbitkan. Konten ini juga bertujuan untuk melindungi pembaca, termasuk untuk para penulis dari segala bentuk penipuan atau informasi yang salah.
  • Archival record
    • Archival record bermakna menjaga catatan atau record ilmu pengetahuan. Archival record ini bertujuan menyiapkan sebuah sistem penyimpanan permanen untuk setiap karya tulis yang di publikasikan, sehingga tulisan-tulisan tersebut dapat di akses setiap saat dan di mana saja.

JENIS-JENIS JURNAL ILMIAH

Jurnal nasional,

  • Jurnal nasional terakreditasi,
  • Jurnal internasional, dan
  • Jurnal internasional bereputasi

JURNAL NASIONAL

  • Di tulis sesuai kaidah-kaidah ilmiah serta etika keilmuan.
  • Memiliki ISSN (International Standard Serial Number).
  • Memiliki publikasi versi daring (online).
  • Di kelola secara professional (ketepatan publikasi keberkalaan, ketersediaan tentang petunjuk penulisan, kelengkapan identitas jurnal, dan lain lain).
  • Dalam suatu disiplin ilmu tertentu.
  • Di tujukan pada masyarakat ilmiah atau peneliti yang berada dalam lingkup disiplin keilmuan yang relevan.
  • Diterbitkan oleh penerbit ilmiah, lembaga ilmiah, organisasi profesi, atau instansi khusus

seperti perguruan tinggi beserta unit-unitnya.

  • Menggunakan Bahasa Indonesia yang baku dan/atau Bahasa Inggris dengan penulisan abstrak dalam Bahasa Indonesia.
  • Memuat karya tulis ilmiah dari penulis yang berasal dari minimal dua institusi yang berbeda.
  • Memiliki dewan editor yang terdiri dari para ahli dalam bidangnya serta berasal dari minimal

dua institusi berbeda.

JURNAL NASIONAL TERAKREDITASI

  • Jurnal terbitan berkala ilmiah yang memperoleh status terakreditasi dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) atau kepala LIPI, dan memenuhi kriteria sebagai jurnal nasional dengan masa berlaku sesuai hasil akreditasi.

JURNAL INTERNASIONAL

  • Karya ilmiah yang dipublikasi ditulis sesuai dengan ketentuan penulisan dan kaidah ilmiah serta etika keilmuan.
  • Memiliki ISSN (International Standard Serial Number).
  • Ditulis menggunakan bahasa resmi PBB (Inggris, Perancis, Arab, Rusia, Tiongkok).
  • Memiliki terbitan dalam versi daring (online).
  • Dikelola secara professional .
  • Editorial board terdiri dari para pakar di bidangnya (setidaknya berasal dari 4 negara berbeda).
  • Karya tulis ilmiah yang diterbitkan dalam satu kali terbitan (issue) ditulis oleh penulis dari negara-negara berbeda.

JURNAL INTERNASIONAL BEREPUTASI

Jurnal ilmiah yang terbit secara berkala yang di tulis menggunakan bahasa resmi PBB (Inggris, Perancis, Arab, Rusia, Tiongkok), dengan syarat tambahan sudah terindeks oleh pangkalan data internasional bereputasi seperti Scopus atau Web of Science, dan memiliki faktor dampak (impact factor) dari ISI Web of Science (Thomson Reuters), Scimago Journal Rank (SJR), atau mempunyai faktor dampak (SJR) dari SCImago Journal and Country Rank paling rendah Q3 (kuartil tiga).

PASTIKAN, JURNAL BERKUALITAS

  • Terdaftar dan memiliki ISSN atau International Standard Serial Number.
  • Memiliki mitra minimal berjumlah 4 (empat) orang.
  • Di terbitkan secara periodik dengan frekuensi minimal dua kali dalam satu tahun, kecuali majalah ilmiah dengan cakupan spesialisasi keilmuan khusus yang bisa di publikasi dengan frekuensi satu kali dalam satu tahun.
  • Setiap penerbitannya minimal sebanyak 300 eksemplar, kecuali majalah ilmiah yang menerbitkan dengan sistem jurnal elektronik (e-journal) atau majalah ilmiah yang menerapkan sistem daring (online), persyaratannya sama dengan majalah ilmiah cetak.
  • Memuat paling sedikit 5 artikel utama di setiap penerbitan, dan dapat di tambahkan dengan artikel komunikasi pendek dengan maksimal 3 buah.

FORMAT ARTIKEL

  • Format isi dan penulisan artikel yang dipublikasikan sangat tergantung pada kebijakan institusi jurnal itu sendiri atau penerbit jurnal.

KAIDAH-KAIDAH PENULISAN JURNAL ILMIAH

  • Sumber data dan informasi yang di jadikan dasar dalam penyusunan karya tulis ilmiah seperti jurnal ilmiah haruslah valid dan di tulis sesuai ketentuan atau kaidah-kaidah ilmiah.
  • Logis, artinya sajian penjelasan dari informasi dan data yang dalam jurnal ilmiah masuk akal dan sesuai dengan logika dan rasio.
  • Obyektif, artinya data dan informasi yang di sajikan sesuai fakta dan teruji kebenarannya.
  • Sistematis, artinya alur pola pikir yang ilmiah, sistematis, dan konsisten atau berkelanjutan menjadi landasan untuk data dan informasi yang di sajikan di peroleh.
  • Andal, artinya informasi dan data yang tertuang dalam jurnal sudah teruji dan benar, serta memungkinkan untuk dikaji ulang di masa mendatang.
  • Desain, berarti pengumpulan data dan informasi dala jurnal terencanakan dan memiliki rancangan yang pasti.
  • Akumulatif, berarti jurnal tersebut mengandung informasi dari kumpulan berbagai macam sumber yang di akui kebenaran dan keberadaannya dan memberikan sumbangsih bagi perkembangan khasanah ilmu pengetahuan.

Materi bimtek online dapat diunduh disini Khambali Materi Best Practice 08082020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *